Blogger templates

Pages

Wednesday, April 18, 2012

Contoh penulisan karya tulis ilmiah

KATA PENGANTAR

                Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Hida -

yahnya sehingga penulisan karya tulis ilmiah tentang Problem Solving Narkoba ini terselesaikan.

Karya tulis ilmiah ini diharapkan dapat membekali dan membantu para remaja dan anak-anak dalam memahami Narkoba dan bahayanya.

               

                Tersusunnya karya tulis ilmiah ini merupakan hasil dari regu kancil. Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menerima karya ulis ilmiah kami, semoga dapat dijadikan bekal di masa yang akan datang. Amin. Jazaakumullah Katsiron.

Bandung, 12 Maret 2011



Penyusun

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1               Latar belakang

Pada era globalisasi ini membuat perkembangan teknologi seakin pesat sehingga memberikan kemudahan pada umat manusia dalam berbagai hal. Dengan keadaan ini tentunya banyak konsekuensi yang harus kita terima, baik yang positif maupun yang negatif. Salah satu efek yang negatif adalah dalam hal perdagangan narkoba.

Naroba adalah barang haram yang bisa merusak generasi muda bangsa kita. Akibat dari kemajuan teknologi, narkoba semakin mudah masuk ke negara kita tanpa adanya filterisasi dan pengawasan khusus.

Mengetahui keadaan seperti ini diperlukan adanya pencegahan penyebaran narkoba, salah satunya dengan memberikan pengetauan mengenai narkoba agar masyarakat sadar mengenai akan bahaya yang ditimbulkannya.

1.2               Topik bahasan

·         Apa yang dimaksud narkoba?

·         Apa saja jenis-jenis narkoba?

·         Apa efek yang ditimbulkan dari penggunaan narkoba?

·         Apa yang masih bisa dilakukan untuk menanggulangi narkoba?

1.3               Tujuan

·         Pembaca dapat mengetahui pengertian narkoba

·         Pembaca dapat mengetahui jenis-jenis narkoba

·         Pembaca dapat mengetahui efek yang ditimbulkan dari penggunaan narkoba.

·         Pembaca dapat mengetaui usaha untuk mencegah narkoba


BAB 2

PEMBAHASAN

2.1          Pengertian narkoba

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.

Narkoba adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang.Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis.

2.2          Jenis-jenis narkoba

                Yang termasuk jenis Narkotika adalah :

• Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.

• Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.

Zat yang termasuk psikotropika antara lain:

• Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandarax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Alis Diethylamide), dsb.

Zat yang termasuk bahan adiktif antara lain:

• Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether, dsb.

2.4          Bahaya narkoba

Dampak Fisik:

1. Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi

2. Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah

3. Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses), alergi, eksim

4. Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru

5. Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur

6. Dampak terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual

7. Dampak terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid)

8. Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya 

9. Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian 

 Dampak Psikis:

1. Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah

2. Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga

3. Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal

4. Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan

5. Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri

Dampak Sosial:

1. Gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan

2. Merepotkan dan menjadi beban keluarga

3. Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram

2.5          Cara pencegahan

Orang tua dapat mengambil langkah-langkah berikut dalam membantu Penanggulangan Narkoba khusus bagi anaknya :

  • Komunikasi, sering berbicara antar orang tua dan anak, dengan memberikan informasi tentang resiko penggunaan dan penyalahgunaan Narkoba atau obat-obat terlarang.

  • Dengarkan, Jadilah pendengar yang baik bagi orang tua bila anak-anak sedang berbicara mengenai tekanan antar sebaya mereka, maka anak akan mendukung dalam penolakan terhadap Narkoba.

  • Jadilah Contoh Yang baik, mencontohkan pengaruh buruk terhadap anak, khususnya ketergantungan kepada obat terlarang, akan berdampak sangat buruk bagi perkembangan hidupnya, dan efeknya akan lebih cepat untuk kecanduan Narkoba.

  • Jagalah keharmonisan keluarga, memperkuat hubungan dalam keluarga itu sangat diperlukan, karena bila anak dikucilkan dalam keluarga, maka dia akan merasa asing, sendirian dan biasanya obat terlaranglah sebagai penghilang rasa sakit yang diderita oleh si anak.

BAB 3

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

·         Dangan semakin canggihnya teknologi, informasi, dan komunikasi narkoba semakin mudah masuk ke Negara kita. Kita perlu mengerti apa itu narkoba. Dengan demikian kita semakin mudah dalam menjauhinya. 

·         Jadi, jika kita mau coba-coba itu sama dengan bunuh diri. Kita harus benar-benar bisa membedakan barang yang halal dan yang haram. Karena, jika kita memakan barang yang baik tentu perilaku kita pun baik.

3.2  Saran

·         Kita harus senantiasa mendekatkan diri kepada tuhan yang maha esa, agar kita bisa menjauhi barang-barang yang haram tersebut.

·          Kepada para orang tua disarankan untuk selalu mengarahkan putra-putrinya kepada kebaikan.

BAB 4

DAFTAR RUJUKAN

___.___.Pengertian Narkoba,(online),(http://www.google.co.id/search?q=Pengertian+Narkoba,diakses tanggal 28 Juni 2011)

___.___.Jenis-Jenis Narkoba,(online),(http://www.google.co.id/search?q=Jenis-Jenis+Narkoba,diakses tanggal 28 Juni 2011)

___.___.Cara pencegahan,(online),(http://www.google.co.id/search?q=Cara+pencegahan+narkoba,diakses tanggal 28 Juni 2011)

*bekerjalah untuk duniamu seakan-akan kamu akan hidup selamanya, dan beramallah untuk akhiratmu seakan-akan kamu akan mati besok*